Autisme ialah gangguan saraf yang menyerang otak anak sejak lahir atau masih balita. Gangguan saraf semacam ini memberikan pengaruh terhadap normalnya otak dan dan pertumbuhan skill lainnya. Seorang autistik bakal merasakan kendala untuk berkomunikasi non-verbal serta susah dalam sekian banyak kegiatan lainnya. Penderita dapat saja mengalami fenomena ringan dan dapat juga memiliki fenomena yang paling berat. Jika orang-orang terdekat mengetahui ciri khas anak autisme tentunya urusan ini bakal sangat menolong untuk lebih memahami dan mengembangkan perlakuan yang lebih baik.

Ada berbagai cara untuk mendidik anak autis yang baik. Orangtua sangat disarankan untuk tidak menyerah demi masa depan sang buah hati. Mungkin ada metode dan lingkungan yang tida bisa diterima oleh anak autisme, namun ada pula lingkungan tertentu sungguh membuat nyaman anak tersebut. Berikut cara menididik autis :

Karakteristik Anak Autis

Mendidik Karakteristik Anak Autis

• Memberikan kasih sayang dan perhatian

Cara yang mudah adalah dengan memberi anak kasih sayang yang tulus. Jangan pernah menyesal atau malu mempunyai anak yang autis, mereka pun sama layaknya anak-anak lainnya. Mereka pun anak kecil yang masih perlu kasih sayang dari kedua orang tua mereka, sehingga usahakan orang tua menyerahkan kasih sayang dan perhatian tambahan pada mereka mengingat situasi mereka bertolak belakang dari anak lainnya.

• Mengembangkan bakat

Bakat anak autis bukan datang sendirinya tetapi dari orang tua bisa menyerahkan pilihan dan mengenalkannya untuk anak. Mengikut sertakannya dalam tes minat bakat sebagai upaya dalam mengejar bakat anak. Apabila sudah keluar hasil minat bakat anak, orangtua boleh mengarahkannya ke sekolah yang bisa mengembangkan bakat anak tersebut.

• Menggunakan Bahasa Sederhana

Anak autis cenderung memiliki keterbatasan kosa kata dan berbicara. Menggunakan ucapan-ucapan sederhana serta kalimat pendek saat berkomunikasi dengan anak-anak autis paling disarankan. Kalimat yang panjang dan kompleks bisa membuat anak bingung.

• Didik dengan tegas

Karena anak yang autis tidak memahami lingkungan mereka, dan mereka mempunyai dunia sendiri. Mereka terkadang mengerjakan hal atau tindakan yang tidak benar, tetapi orangtua dapat beritahu anak autisme dengan tegas tanpa marah atau kasar, tunjukkan sebagai orangtua tidak suka bila anak berbuat seperti itu.

• Perhatikan Lingkungan

Lingkungan menjadi hal yang memengaruhi perkembangan otak anak. Selain bisa menempatkannya dengan teknik yang terbaik, lingkungan sangat dominan untuk meningkatkan keyakinan diri dalam meraih kemampuannya. Dengan membina komunikasi yang baik sehingga anak dapat bersikap tegas dan disiplin. Faktor sekolah juga faktor selanjutnya yang menjadi penentu pertumbuhan anak. keluarga yang dapat mengajari anaknya autis dalam hal keagamaan sangat berpengaruh karena anak autis sangat memerlukan pengawasan dan perhatian yang lebih dalam pola mendidiknya.

Karakteristik Anak Autis